Posted by: arifmulianasution | October 9, 2010

Marga Harahap Dari Batuna Dua Jae

Tarombo Marga Harahap  Batuna Dua Jae.

keturunan

Jired Harahap, gelar Haji Sutan

dari

Batuna Dua Jae

Padang Sidempuan Timur

===================================

Tarombo Marga Harahap dari Batuna Dua Jae ini disusun untuk mengenang Natoras Parlagutan:

Ir. Haji Hasan Basyarudin Nasution, gelar Sutan Borotan Pandapotan

dan

Hajjah Dorom Harahap, gelar Namora Oloan

yang berdiam di jalan Belitung No.15, Baranangsiang, Bogor

Jawa Barat.

TAROMBO MARGA HARAHAP DARI TAPANULI
====================================

Generasi Pertama

                                                                       Ompu Raja Guru Sodungdangon di Nagasaribu

Generasi Kedua
1. Datu Dalu dengan istri boru Pasaribu
2. Sahang Maima dengan istri boru Lubis

Generasi Ketiga
Keturunan Datu Dalu dari boru Pasaribu:
1. Datu Tala Harahap
2. Siaji Malim Harahap di Sibatang Kayu
3. Sarumbosi pindah ke Muara, istrinya boru Pasaribu

Generasi Keempat
Keturunan Siaji Malim di Sibatang Kayu:
1. Datu Dalu Ni Bagana di Naga Marsuncang
2. Tuan Datu Singar

Generasi Kelima
Keturunan Datu Dalu Ni Bagana di Naga Marsuncang:
1. Ompu Sodogoron

Generasi Keenam
Keturunan Ompu Sodogoron:
1. Raja Imbang Desa dari Pijorkoling di Padang Sidempuan Selatan.
2. Tunggal Huayan dari Pargarutan di Padang Sidempuan Timur.
3. Ompu Sarudak dari Huta Imbaru di Padang Sidempuan Barat.
4. Bangun Di Batari dari Losung Batu di Padang Sidempuan Barat.
5. Bangun Di Babuat darii Hanopan Angkola di Padang Sidempuan Barat
6. Hasuhutan Maujalo dari Sidangkal Angkola di Padang Sidempuan Barat.

Catatan Penyusun.
Hubungan kekerabatan marga Harahap dari Batuna Dua Jae, marga Siregar dari Sialagundi, marga Harahap dari Pargarutan Gunung Manaon, dan marga Nasution dari Muara Botung, berawal dari Siti Ayat Harahap, gelar Ompu Raodana, adik kandung dr Hamzah Harahap dari Batuna Dua Jae, yang menikah dengan Haji Abdul Majid Siregar, gelar Syekh Abdul Majid, untuk menjadi ina (ibu) anak-anak marga Siregar yang bermukim di Sialagundi.
Dari Sialagundi mereka kemudian pindah ke Sitamiang di Padang Sidempuan dan menetap disana. Putri sulung dari Syekh Abdul Majid bersama Ompu Raodana ini, ialah Maimunah Siregar, gelar Ompu ni Rusmini, lahir di Sialagundi pada tahun 1900.
Dari Sialagundi Maimunah Siregar (1900-1977), gelar Ompu ni Rusmini, lalu menikah dengan Bilalung Harahap (1884-1936), gelar Sutan Mulia untuk menjadi ina anak-anak marga Harahap yang bermukim di Pargarutan Gunung Manaon.
Setelah Ompung Sutan Mulia pensiun dari School Opziener (Penilik Sekolah) Onderwijs van Angkola en Sipirok, masih pada zaman penjajahan Hindia Belanda, ia kembali ke Angkola dari Kotanopan tempatnya bertugas lalu menetap di Padang Sidempuan dan berdiam di jalan Lubuk Raya no.2 Tanah Lapang. Oleh para cucunya Ompung Maimunah kemudian mendapat gelar Ompung Sidimpuan.
Adapun putri sulung Sutan Mulia dengan Ompu ni Rusmini dari Pargarutan Gunung Manaon ini ialah Dorom Harahap, lahir tanggal 19 September 1920 di Patisah Ilir, Medan.
Dari Padang Sidempuan Dorom Harahap (1920-2001), gelar Namora Oloan, Ompu ni Titik, kemudian menikah dengan H. Ir. Hasan Basyarudin Nasution (1915-1983), gelar Sutan Borotan Pandapotan, untuk menjadi ina anak-anak marga Nasution yang berdiam di Muara Botung, Madina. Dalam lingkungan masyarakat kehutanan Bogor, Dorom Harahap lebih dikenal dengan panggilan “Ibu Hasan”, di rumah ia disapa anak-anaknya dengan sebutan “Umak”, sedangkan oleh para cucunya ia disebut: “Ompung Bogor”. Setelah Ompung Sutan Borotan pensiun dari kehutanan, ia memutuskan untuk menetap di Bogor dan berdiam di jalan Belitung no.15, Baranangsiang.

g3-peta-tapanuli

TAROMBO MARGA HARAHAP DARI BATUNA DUA JAE
========================================

Pendahuluan
Masyarakat Batak mengenal kahanggi, himpunan keluarga semarga tempat bernaung  anggotanya. Untuk mengetahui siapa yang menjadi anggota sesuatu marga maka disu-sunlah tarombo, atau silsilah keluarga. Tarombo di Tapanuli Selatan berasal dari budaya lisan menyampaikan pesan kepada keturunan, atau generasi penerus, dalam perjalanan waktu. Dengan semakin banyak jumlah kahanggi, baik yang berada di Bona Bulu maupun yang berdiam di tanah perantauan, budaya lisan harus beralih menjadi budaya tulis.
Memasuki budaya tulis, tarombo awalnya disuratkan di kulit kayu, bilah bambu, atau lainnya, dalam aksara Batak. Dengan datangnya agama Islam ke Nusantara pada abad ke-13 dan masuk ke Tanah Batak dalam Perang Padri (1825-1838) yang mengajarkan huruf Arab, aksara baru pun digunakan untuk menulis tarombo. Dengan diperkenal-kannya bahasa Melayu tulisan Latin oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda memasuki abad ke-20 di tanah-air, tarombo pun beralih disuratkan dalam aksara Latin ejaan bahasa Melayu.
Di Tapanuli Selatan masyarakat Batak menganut garis turunan kebapaan atau patrilenial. Suhut (Batak), Keluarga Batih (Indonesia), Nuclear Family (Inggris), adalah masyarakat terkecil yang dipimpin Suhutsihabolonan. Yang disebut terakhir juga sekaligus Kepala Adat, dan berhak menurunkan marga atau nama keluarga kepada anak-anaknya sejalan Adat Batak. Cara sebaliknya berlaku di Sumatera Barat, dimana ibulah sipemegang hak, meski dilaksanakan oleh saudara laki-lakinya menurut Adat Minang.
Dalam keluarga garis kebapaan, terdapat dua cara menyusun tarombo sesuatu marga untuk disebarkan diantara kahanggi, maupun yang disampaikan kepada generasi penerus, yakni: Pohon Keluarga (Indonesia), Family Tree (Inggris), Stamboom (Belanda); dan Perjalanan Generasi (The Passage of Generations).
Pada Pohon Keluarga, tarombo disusun dari atas ke bawah, diawali dari leluhur pemersatu sesuatu marga yang diketahui, lalu dilanjutkan dengan keturunannya menurut garis laki-laki hingga kini, disuratkan di kertas lebar, melahirkan bangun segitiga/piramida yang duduk pada alasnya. Ada lagi yang menyuratkannya memancar, juga di kertas lebar, tetapi dalam lingkaran-lingkaran sepusat, dimana leluhur pemersatu berada di tengah. Cara ini pun masih tergolong pohon keluarga.
Pada Perjalanan Generasi, tarombo juga disuratkan dari atas kebawah, juga dimulai dari leluhur pemersatu marga yang diketahui, namun diatas berlembar-lembar kertas kuarto, atau folio, sebagaimana silsilah marga Harahap Batuna Dua Jae dari Padang Sidempuan Timur keturunan Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan ini.
Pada cara ini, setiap generasi akan terpisah satu dari lainnya, sehingga nama-nama yang tersurat sama berasal dari kebiasaan orang-orang Batak mengambil nama-nama Kakek (Ompung), Amantua (Uak), Uda (Paman) dan lainnya, tidak akan menimbulkan kekeliruan dengan nama-nama tersurat sama yang terdapat pada generasi sebelum, atau sesudahnya. Selain dari itu, pada cara ini tersedia ruang cukup luas untuk menempatkan keterangan, seperti: tanggal, bulan, tahun lahir, alamat, pendidikan, pekerjaan, pengalaman, dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi generasi penerus.
Kahanggi marga Harahap dari Batuna Dua Jae keturunan Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan dari Padang Sidempuan Timur ini tidak diragukan lagi meningkat jumlahnya dalam perjalanan waktu. Berdampingan dengannya berkembang pula anakboru dan moranya. Dahulu ketiga kelompok keluarga ini masih berdiam di Bona Pasogit, akan tetapi kini sebagian dari mereka telah berdiam di tanah perantauan: tanah-air dan mancanegara.
Dapatkah kekerabatan Dalihan Na Tolu (DNT) yang diajarkan leluhur dahulu ketika semuanya masih berdiam di Bonabulu dilanjutkan? Dalam zaman kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini tentu saja dapat, asalkan ada lembaga Hatobangon (Tetua Adat) marga Harahap keturunan Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan, dari Batuna Dua Jae Padang Sidempuan Timur yang bersedia menjadi pemikir (think tank), membuat rencana, dan melaksanakan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berharga ini. Mudahmudahan saja ada!

 

GENERASI PERTAMA

    ……..Harahap, gelar…………., dengan istri boru………dari………. Keturunannya:

         I. Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan

        II. ………Harahap, gelar Mangaraja Amir.

       III. Syekh Luhat……

          IV. ………Harahap, gelar Sutan Diaceh

         V. ………Harahap, gelar Daulat Patuan Soripada.

GENERASI KEDUA

    I. Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan, dengan istri boru………dari………. Keturu-

        nannya:

           1. ………Harahap, gelar Baginda Barani Harahap

           2. Mantri Binanga, gelar Mangaraja Partomuan.

                 3. Haji Abdul Gani Harahap, gelar…………

                 4. ………Harahap, gelar Mangaraja Martirka

                 5. Jaksa Tinodungan Harahap, gelar ………….

  II. ……..Harahap, gelar Mangaraja Amir, dengan istri …….boru………dari……….

       Keturunannya:

       Cucu-cucunya berdiam di Batuna Dua.

 III. Syekh Luat, dengan istri……… boru………dari………. Keturunannya:

       Cucu-cucunya berdiam di Batuna Dua.

 IV. ……..Harahap, gelar Sutan Diaceh, dengan istri……boru………dari………. Ketu-

       runannya:

       Cucu-cucunya berdiam di Batuna Dua.

  V………Harahap, gelar Daulat Patuan Soripada, dengan istri……… boru… …… dari

     ………., adalah Kepala Kuria, sekaligus Raja di Batuna Dua.

     Keturunannya:

                 1. ……Harahap, gelar Mangaraja Sutan.

                 2. Muhammad Zen Harahap

                 3. …….Harahap, gelar Sutan Oloan.

GENERASI KETIGA

  I.1……..Harahap, gelar Baginda Barani Harahap, dengan istri……., boru…….., dari

      …..  Keturunannya:

                 1. Partaonan Harahap

                 2. Baginda Barani Harahap

                 3..Rahmah (pr)

                 4. Sri Banun (pr)

                 5. Padupan

                 6. Barani

                 7. Gondo

                 8. Harun

 I.2. Mantri Binanga Harahap, gelar Mangaraja Partomuan (19..-19..), dengan istri…..

       ……., gelar………boru …… dari……., bermukim di Batuna Dua, Padang Sidem-

       puan. Keturunannya:

                 1. Hamzah, lahir…….di Batuna Dua

                 2. Ginagan, lahir…….di Batuna Dua.

                 3. Humala, lahir……..di Batuna Dua.

                 4. Mangaraja Partomuan

                 5. Siti Ayat (pr), lahir…….di Batuna Dua     

                 6. ………  (pr), lahir……di Batuna Dua

                 7. ………  (pr), lahir……di Batuna Dua

 I.3. Haji Abdul Gani Harahap, gelar………dengan istri……boru……..dari…….;

       tidak mempunyai keturunan.

 I.4…………..Harahap, gelar Mangaraja Martirka, dengan istri……boru….. Keturunan-

       nya:

                1. Pintor Harahap (Anak Tunggal).

 I.5. ………Harahap, gelar Mangaraja Tinodungan Harahap, dengan istri…….boru…..

      dari……. Pekerjaannya Jaksa. Keturunannya:

               1. Sutan Oloan

          2. Dr Djabangun

          3. Malik

          4. Gondo Amin (pr)

          5. Gondo Iman (pr)

II.

III.

IV.

V. Cucu-cucu …….Harahap, gelar Daulat Patuan Soripada.

              1. Mangaraja Sutan, dengan istri……, boru………dari……..Keturunannya:

                            1. Prof. Ponpon Harahap, dosen di ITB

                            2. Irsanja (pr)

                            3. Butet (pr).

              2. Muhammad Zen, dengan istri……, boru………dari……..Keturunannya:

                            1. Gandi

                            2. Murti.

              3. Sutan Oloan, dengan istri……, boru………dari……..Keturunannya:

 1. Mr. Syukur Soripada

 2. Imbalo Harahap, gelar Sutan Tagor Mulia.

GENERASI KEEMPAT

 I. Cucu-cucu …….Harahap, gelar Baginda Barani Harahap.

  II. Cucu-cucu Mantri Binanga Harahap, gelar Mangaraja Partomuan.

  II-1. Dr Hamzah Harahap, gelar………. (19..-19..), dengan istri……., gelar…

         ……boru Regar dari Bagas Godang Sipirok, bermukim di Pematang Siantar.

         Keturunannya

              1. Mahmud, lahir…….di Pematang Siantar.

              2. Suhunan, lahir ………di Pematang Siantar

              3. Bistur (pr), lahir…..di Pematang Siantar.

              4…………., lahir…..di Pematang Siantar.

              5. Indamora, lahr…..di Pematang Siantar.

  II-2. Opzichter Ginagan Harahap, gelar……….(19..-19..), dengan istri…….……,

          boru Lubis iboto Raja Hutagodang, bermukim di Pematang Siantar. Keturu- nannya:

              1. Jadu, lahir…….di…….

              2. Barani, lahir…….di…….

  II-3……..Harahap, gelar Sutan Humala th (19..-19..), bermukim di Bandung dengan

          istri-istrinya:

         a……..……, boru Tobing dari Tarutung, keturunannya:

    1. Adenan, lahir…..1925 di…….(tinggal di jalan Lombok no.8, Jakarta).

    2. Mukhtar (Uncok), lahir……1927 di Bandung.

               3. Amirudin, lahir ……1928 di Bandung          

               4. Mulia, lahir……di Bandung.

          b…………, boru Simatupang dari……………

               5. Poppy (pr), lahir……….di Bandung.

               6. Longga (pr), lahir……….di Bandung.

               7. Murad, lahir……..di Bandung.

               8. Musa, lahir……..di Bandung.

               9. Sundari (pr), lahir………di Bandung.

             10. Adek, lahir……….di Bandung.

 II-4. …….Harahap, gelar Mangaraja Partomuan Harahap, dengan isri……. boru…….dari……. Keturunannya:

 II-5. Siti Ayat Harahap, menikah dengan Abdul Majid, gelar Syekh Abdul Majid, marga Siregar dari Sialagundi berdiam di Sitamiang, Padang Sidempuan. Keturunannya:

             1.Maimunah (pr), lahir……..1900 di Sialagundi.

             2.Rosila (pr), lahir…….di Sialagundi.

             3.Siti Ana (pr), lahir 1914 di Sialagundi

             4.Siti Amba (pr), lahir 1916 di Sialagundi.

             5.Siti Jarada (pr), lahir……..di Sialagundi.

   II-6 ………Harahap, menikah dengan marga Siregar, Kepala Kuria dari Hajoran   (Ma-rancar),  dan tinggal di Marancar. Keturunannya:

            1.Derhana (pr)

            2.Nurjani (pr)

            3.Khairuddin (Si Tongkoe), mantan kepala Waren Huis Palembang.

            4.Rosmawati (pr)

            5.Lumongga (pr), lahir……..di………(berdiam di jalan Wayang no.32, Bandung)

  6.Longgom (pr).

   II-7 ………Harahap (pr), menikah dengan marga……..Kepala Kuria Sipenggeng.

   II-8. Indamora Harahap, gelar……… dengan istri……. boru…….dari……. Ketu-

           runannya:

             1.

  III. Keturunan Haji Abdul Gani Harahap. Tidak memiliki keturunan.

  IV. Cucu-cucu ……Harahap, gelar Mangaraja Martirka.

            1. Pintor Harahap dengan isri……. boru…….dari……. Keturunannya:

   1. Anwar Harahap S.H.

   2. Zainal                 

   3. Eli (pr)

   4. Lies (pr).

   5. Dece (pr).

                                 6. Nulida (pr).

                                 7. Ain.

                                 8. Miwan.

                                 9. Uncok.

                               10. Darma (pr).

                               11. Butet (pr).

   V. Keturunan Mangaraja Tinodungan Harahap, gelar……… dengan istri…….

        boru……. dari……. Keturunannya:

   V-1. Dr. Jabangun Harahap

   V-2. Malik Harahap

   V-3. Gondo Amin (pr)

   V-4. Gondo Iman (pr)

GENERASI KELIMA

   I. Keturunan …..Harahap, gelar Baginda Barani Harahap.

 II. Keturunan Mantri Binanga, gelar Mangaraja Partomuan.

 II-1. Dr Mahmud Harahap, gelar……….th (19..-19..), dengan istri Kardina, boru Lubis putri Demang dari Tamiang, bermukim di Pematang Siantar. Keturunannya:

                 1. Mahdina (pr), lahir ………di Pematang Siantar.

                 2. Diana (pr), lahir…….di Pematang Siantar.

                 3. Ida (pr), lahir……di Pematang Siantar.

                 4. Gozali, lahir….di Pematang Siantar.               

                 5. Ani (pr), lahir…..di Pematang Siantar.

                 6. Susi (pr), lahir…….di Pematang Siantar.

       2. Mr. Suhunan Harahap, dengan istri……., boru Holland dari Den Haag, dan lama

           berdiam di Negeri Belanda. Tidak mempunyai keturunan.

       3. Bistur Harahap, menikah dengan….., marga Nasution, anak Kuria Maga dari Man-dailing dan berdiam di Medan. Keturunannya:

                 1. Effendi , lahir di……

       4.

       5.

II-2. Opzichter Ginagan, dengan istri………….boru………dari…….Keturunannya::

II-3.1 Adenan Harahap, gelar……….th (19..-19..), dengan istri Aisyah, boru Regar dari

          Bagas Godang Sipirok tinggal di jalan Lombok no.8, Jakarta. Tidak mempunyai

          keturunan.

    3.2. Muchtar Harahap (Oom Uncok), 

     3.3. Amirudin Harahap,

     3.4. Mulia Harahap,

     3.5. Poppy (pr),

     3.6. Longga (pr),

     3.7  Murad Harahap,

     3.8. Musa Harahap, .

     3.9. Sundari (pr), .

   3.10. Adek Harahap,

II-4. ……Harahap, gelar Mangaraja Partomuan dengan istri………….boru………da-

        ri … ….Keturunanya.

II-5.1. Maimunah, menikah dengan Bilalung, gelar Sutan Mulia, marga Harahap dari Par-

           garutan Gunung Manaon berdiam di Tano Lapang Padang Sidempuan.

          Keturunannya:

  1. Dorom (pr).

                  2. Soritaon Harahap.

                  3. Naogun (pr)

                  4. Maspero Harahap.

                  5. Chalijah (Chadijah, pr).

                  6. Gulbahar Harahap.

                  7. Gulbahri Harahap.

     5.2. …….Siregar, menikah dengan………, marga Harahap dari Simasom. Keturunan-

            nya:

1. Regan Harahap.

2. Nurlela (pr)

3. Tagor Harahap (Gunung Mulia)

4. Lenggana (pr)

5. Latifah (pr)

6. Gading Harahap.

7. Rahmah (pr)

8. Berlian (pr)

9. Delima (pr)

     5.3. Rosila, menikah dengan Effendi, marga Harahap dari Siharangkarang. Par-“Toko

            Buku Harahap” di kota Semarang. Keturunannya:

1. Nurcahaya (pr)

2. Agustina (pr)

3. Rostina (pr)

4. Lumongga (pr)

5. Utir (pr)

6. Muslima (pr)

7. Oloan Harahap.

8. Darajat Harahap

9. Mustafa Harahap.

               10. Amirusni (Amik, pr)

               11. Pahlawansyah Harahap..

 

     5.4. Siti Anna, menikah dengan Johor, marga Harahap dari Gunung Manaon tinggal di

            Rawasai, Jakarta Timur. Keturunannya:

 1. Farida (pr)

 2. Sinta (pr)

 3. Ingrad (pr).

 

     5.5. Siti Amba, menikah dengan Amir, marga Harahap dari Pintu Langit. Keturunan-

            nya:

              1. Parlagutan Harahap

              2. Purnama (pr)

              3. ……….(pr)

              4. Mahyar (pr)

              5. Sulaiman Harahap.

              6. Zubaidah Harahap.

 

     5.6. Siti Jarada meninggal gadis.

 

 III. Keturunan Haji Abdul Gani Harahap, gelar………….

 

 IV. Keturunan …….Harahap, gelar Mangaraja Martirka.

 

   1. Anwar Harahap S.H. dengan isri…..boru……

       tinggal di Rawamangun, Jakarta.

   2. Zainal                 

   3. Eli (pr)

   4. Lies (pr).

   5. Dece (pr).

                                 6. Nulida menikah dengan Batara Hutagalung.

                                 7. Ain.

                                 8. Miwan.

                                 9. Uncok.

                               10. Darma (pr).

                               11. Butet (pr).

 

  V. Keturunan Jaksa Tinodungan Harahap, gelar………..

  V-1. Dr Jabangun Harahap, gelar……….

 

  V-2. Malik Harahap, gelar…………….

 

  V-3. ……….Harahap, gelar Sutan Oloan

 

  V-4. Drh. Masaudin Harahap

 

GENERASI KEENAM

 

   I. Cicit …..Harahap, gelar Baginda Barani Harahap.

 

 II. Cicit Mantri Binanga, gelar Mangaraja Partomuan.

 

 II-1.Cucu Dr  Mahmud Harahap

                 1. Mahdina Harahap menikah dengan Ir. Ruslan, marga Siregar dari….,

                     keturunannya:

 

                 2. Diana Harahap menikah dengan ….., marga Siregar dari…., keturu-

                     nannya:

 

                 3. Ida Harahap menikah dengan ….., marga Siregar dari…., keturu-

                     nannya:

 

                  4. Gozali Harahap dengan istri…….., boru dari …keturunannya: 

            

                 5. Ani Harahap menikah dengan ….., marga Siregar dari…., keturu-

                     nannya:

 

                 6. Susi Harahap menikah dengan ….., marga Siregar dari…., keturu-

                     nannya:

 

       2. Cucu Mr. Suhunan Harahap. Tidak mempunyai keturunan.

       3. Cucu Bistur Harahap.:

                 1.Effendi Harahap dengan istri…….., boru dari …keturunannya:

                           1.

       4.

 

     5.

 

II-2. Cucu Opzichter Ginagan.

 

II-3.1  Cucu Adenan Harahap. Tidak mempunyai keturunan.

   3.2. Cucu Mukhtar Harahap (Oom Uncok). 

 

   3.3. Cucu Amirudin Harahap.

 

   3.4. Cucu Mulia Harahap.

 

   3.5. Cucu Poppy Harahap.

 

   3.6. Cucu Longga Harahap

 

   3.7  Cucu Murad Harahap.

 

   3.8. Cucu Musa Harahap.

 

   3.9. Cucu Sundari Harahap.

 

 3.10. Cucu Adek Harahap.

 

II-4. Cucu……Harahap, gelar Mangaraja Partomuan.

 

II-5.1. Cucu Maimunah, menikah dengan Bilalung, gelar Sutan Mulia, marga Harahap

           dari Pargarutan Gunuung  Manaon. Keturunannya:

1. Dorom Harahap (1920-2001), gelar Namora Oloan, menikah dengan Haji

    Ir. Hasan Basjarudin Nasution (1915-1983), gelar Sutan Borotan dari Mu-

    ara Botung, Muara Sipongi, Keturunannya:

       1. Rusmini Sri Rahayu (Mini, pr), lahir 7 Juli 1942 di Sidikalang.

       2. Nurhasni (pr), lahir……1944 di Tarutung.

       3. Nilawati (Butet, pr), lahir 17 Mei 1945 di Tarutung.

       4. Fatmasari (Taing, pr), lahir 27 Juni 1947 di Padang Sidempuan.

       5. Pentariris Yunita (Penta, pr), lahir 8 Juni 1949 di Padang Sidempuan.

       6. Nurhayati (Adek, pr), lahir 2 Mei 1951 di Tanjung Pinang.

       7. Muhammad Arif Mulia, lahir 18 April 1959 di Pematang Siantar.

       8.Tety Rahmasari (Tety, pr), lahir 2 September 1961 di Pematang Siantar.

                  2. Soritaon Harahap (1924-1997), dengan istri Roslina boru Lubis dari Tam-

                      bangan, Mandailing. Karena sakit, berpisah lalu digantikan Sylvy, boru

                      Tionghoa dari Pulau Bangka. Anak-anaknya:

                          1. Melvina, lahir……

                          2. Yenny, lahir……..

                  3. Naogun Harahap (1924-2004), menikah dengan Haji Hasan, marga Siregar

                      dari Situmba, keturunannya:

                          1. Khairani (Ani, pr), lahir…….

                          2. Khairudin, lahir…….

                          3. Kartini (Tini, pr), lahir………

                          4. Deliana (pr), lahir………….

                          5. Uncok, lahir ………

                          6. Butet (pr), lahir……..

                          7. Taing (pr), lahir……..

                  4. Maspero Harahap (1927-1995), dengan istri Delima, boru Regar dari Siho-

                      dahoda, Padang Bolak. Keturunannya:

                          1. Lila (pr), lahir………

.                         2. Edi Manaon, lahir……..

                          3. Harris, lahir……….

                          4. Asrul, lahir……….

                          5. Adek, lahir………

                          6. Rizal, lahir………

                  5. Chadijah Harahap (1930-1988), menikah dengan Ir Hasan Basri, marga

                      Daulay dari Sibuhuan. Keturunannya:

                          1. Risanti (Yanti, pr), lahir…………

                          2. Yasin (Oki), lahir…………

                          3. Safrina (Rina, pr), lahir……….

                  6. Gulbahar Harahap (1933-1989), dengan istri Farida Hanum, boru Regar

                      dari Sialagundi, anak-anaknya:

                          1. Sari (pr), lahir…………..

                          2. Adek (pr), lahir………

                 7. Gulbahri Harahap (1934-1963), mahasiswa UGM Yogyakarta, meninggal

                     di Bandung dimakamkan di Bogor.

     5.2. Cucu …….Siregar, menikah dengan marga Harahap dari Simasom.

1. Regan Harahap, dengan istri……..Keturunannya:.

2. Nurlela Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

3. Tagor Harahap (Gunung Mulia), dengan istri……..Keturunannya:.

4. Lenggana Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

5. Latifah Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

6. Gading Harahap, dengan istri……..Keturunannya:..

7. Rahmah Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

                8. Berlian Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

                9. Delima Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

     5.3. Cucu Rosila, menikah dengan Effendi, marga Harahap dari Siharangkarang

            bermukim di Semarang. Keturunannya:

1. Nurcahaya Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

2. Agustina Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

3. Rostina Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

4. Lumongga Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

5. Utir Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

6. Muslima Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

7. Oloan Harahap, dengan istri……..keturunannya:

8. Darajat Harahap, dengan istri……..keturunannya:

9. Mustafa Harahap, dengan istri……..keturunannya:.

              10. Amirusni Harahap, menikah dengan Ahmad Hutagalung…..Keturunannya:

              11. Pahlawansyah Harahap, dengan istri……..keturunannya:

 

     5.4. Cucu Siti Ana, menikah dengan Johor, marga Harahap dari Gunung Manaon.

1. Farida Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

2. Sitta Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

3. Ingrad Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

 

     5.5. Cucu Siti Amba, menikah dengan Amir, marga Harahap dari Pintu Langit.

              1. Parlagutan Harahap, dengan istri……..keturunannya:

              2. Purnama Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

              3. ………. Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

              4. Mahjar Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

              5. Sulaiman Harahap, dengan istri……..keturunannya:

              6. Zubaidah Harahap, menikah dengan……..Keturunannya:

 

 III. Cicit Haji Abdul Gani Harahap.

 

 IV. Cicit …….Harahap, gelar Mangaraja Martirka.

 

  V. Cicit Jaksa Tinodungan Harahap, gelar………..

 

  V-1. cucu Dr Djabangun Harahap, gelar……….

 

  V-2. Cucu Malik Harahap, gelar…………….

 

  V-3. Cucu ……….Harahap, gelar Sutan Oloan

 

  V-4. Cucu Drh. Masaudin Harahap.

 

Catatan.

Tarombo, marga Marga Harahap dari Batuna Dua Jae Padang Sidempuan Timur ini ialah lanjutan penuturan yang dilakukan orang-orang tua dahulu kepada putra dan putri yang beranjak dewasa, atau yang akan merantau mencari nafkah, atau yang memasuki hidup berumah tangga. Maksudnya agar mereka tahu hubungan kekerabatan di Bona Bulu, memahami peran dan kedudukan masing-masing dalam perhelatan Adat Batak Dalihan Na Tolu (Tungku Yang Tiga) di Tapanuli dan perantauan.

Menurut Adat Batak sebagaimana tertera dalam surat Tumbaga Holing, kekerabatan da-lam masyarakat Batak di Tapanuli terdiri dari: Kahanggi, Anakboru dan Mora. Dalam masyarakat Batak ketiganya menjadikan apa yang dinamakan Dalihan Na Tolu (Tungku Yang Tiga) dan dikenal dengan keluarga besar dan memiliki pengertian berikut:  

Kahanggi, adalah himpunan keluarga semarga, dalam hal ini ialah marga Harahap ketur-unan Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan, dari Batuna Dua Jae Padang Sidempuan Timur.

Anakboru, ialah berbagai marga yang mempersunting anak-anak gadis marga Harahap keturunan Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan, dibawa berumah-tangga ke berbagai hu-ta/luhat di Tapanuli maupun perantauan, untuk menjadi ibu anak-anak mereka disana.

Mora,ialah berbagai marga yang mendatangkan ibu kepada anak-anak keturunan Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan, dari manapum berdatangan, baik dari Bona Bulu maupun  pe-rantauan guna meneruskan generasi.

Dengan Dalihan Na Tolu, masyarakat Batak diatur kehidupannya dahulu, kini, dan di- masa akan datang, untuk mendatangkan bahagia kepada semua. Dengan tarombo ini ter-baca pula hak dan kewajiban para anggotanya.

Adalah tugas Lembaga Hatobangon marga Harahap keturunan Jiréd Harahap, gelar Haji Sutan, untuk menyempurnakan tarombo Sumber Daya Manusia dari Batunadua Jae ini, agar dapat disampaika kepada generasi penerus.

 Sumber Tulisan:

 Silsilah dikerjakan tanggal 10 April 1999, diperoleh dari keterangan:

 1. Hj. Ir.Rusmini S.R.Nasution

    2. Hj. Ny. Ir. Hasan Basjarudin Nasution.

    3. Hj. Nilawati Hasution, SH.

    4. Ompung Haji Baginda Barani Harahap yang tinggal di jalan Cut Nyak Dhien no.8,

        Padang Sidempuan.

Kemudian disusun kedalam perjalanan generasi oleh:

 

       Hj. Ir. Rusmini S.R. Nasution

       Jalan Batu Pancawarna I/2A,

       Pulomas Jakarta Timur. 13210.

       Tel. 472-2243.

 

——— Selesai ———


Responses

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: